Kamis, 28 Juli 2016

RAHASIA HURUF

PEKALONGAN, Padepokan Al- Nawadir - * Huruf dirangkai menjadi perkataan, dari perkataan menjadi pendapatan , pendapatan bersama dengan perkataan akan menjadikan bilangan. Pendapatan disatukan dengan bilangan perkataan menimbulkan kekuatan magis. Dan atas dasar hukum " peringatan " hal yang demikian adalah masuk dalam kekufuran.

Hukum bilangan kata adalah hukum bantah - membantah ( sengketa ), yang satu berlawanan dengan yang lain, hal mana membawa kepiluan dan kecemasan ; hal yang demikian adalah kemustahilan belaka dan menjadjkan ketegangan dan kegoncangan.
Asma ( nama- nama) dan sifat - sifat dan af'al ( perbuatan - perbuatan ) adalah hijab belaka ataa Zat Ilahiat.
Karena sesungguhnya Zat Ilahiat itu tidak dapat menerima pembatas  , Zat Ilahiat itu berada pada tingkat ketinggian , sedang pelepasan / penanggalan ( tajrid ) dan asma dan sifat adalah urut- urutan yang menurun ( tanazzulat ).
Asma dengan Zat asmanya berdiri tanpa perbuatan , asma dapat dibuat hanya dikarenakan Zat Allah semata.
Dan sesungguhnya persoalannya berkisar bagaikan perkakas dan alat- alat .....Dan huruf di dalam surga adalah alat - alat dan perkakas.
Para malaikat yang membangun mahligai dan memancarkan sumber- sumber mata air ,yang menciptakan makanan dan menyediakan minuman , kesemuanya adalah huruf , dan huruf itu adalah maqam ( kedudukan ) yang diberikan kepada para malaikat  ,dan para malaikat tiada berkesanggupan untuk melampauinya ( melangkah lebih dari batas yang ditugaskan padanya ).

Adapun manusia, maka ia memperoleh kesanggupan untuk lewat melalui dan melangkahi  serta melampaui , lalu keluar dari padanya agar bisa sampai  kepada maqam bersanding, dekat serta diberi kemampuan untuk menyaksikan kepada  Zat Ilahiat sepenuhnya.

Allah berseru kepada hambanya :
Huruf itu sifatnya lemah , tidak berkesanggupan untuk memberitakan tentang dirinya apalagi memberitakan tentang - Ku.
Akulah pencipta huruf dan mahruf ( apa yang diberitakan oleh huruf ).
Aku jadikan dari rangkaian huruf itu menjadi asma dan susunannya, menjadi bahasa dan beberapa ibarat agar dengannya manusia yang menjadi penghuni alam ini dapat berbicara.
Jangan dilupakan bahwa kesemuanya itu Aku yang menjadikan dan Aku berada di atas segalanya.
Apa yang Aku ciptakan sebagaimana halnya hurufnya huruf, tidaklah mempunyai kemampuan hukum apapun atas - Ku, dan tiada menyentuh sedikitpun atas Zat- Ku.
Telah Kukatakan kepada huruf dengan gaya huruf itu sendiri, maka tiadalah lesan (penyalur huruf ) itu dapat menyaksukan Daku dan tiadalah Aku dikenai oleh huruf itu.

Barang siapa yang telah Kucintai dari pada penyanding- penyanding- Ku dan pecinta- pecinta- Ku, maka Akuoun berkenan berkata - kata kepadanya, kata - kata Ku tanpa ibarat, tanpa bahasa dan tanpa rangkaian huruf. Dan orang itupun akan diajak bicara oleh batu - batu dan para binatang dan bagi orang itu cukup mengarakan pada seauatu " jadilah " maka jadi. Andaikan Kukatakan dengan ibarat , tentu saja ucapan- Ku itu akan dikembalikan oleh ibarat kepada diri ibarat itu tentang apa- apa yang diibaratkan dan dengan apa- apa yang diibaratkan.

Allah berseru kepada seorang yang arif :
" Andaikan perjalanmu berhenti hanya sampai ke pada huruf ,lalu engkau dikuasainya bagaikan tawanan, dan terpengaruh oleh rahasia- rahasianya, dan tergoda oleh teka - tekinya , agar supaya engkau dapat merajalela atas manusia - manusia, niscaya akan Kucatat engkau dari golongan ahli sihir yang tjdak berjaya , dan dari penyembah- penyembah huruf yang mereka itu adalah terang - terangan berlaku syirik kepada Ku.

Bika Aku memberitahukan kepadamu tentang rahasia huruf , maka itu adalah suatu malapetaka yang gawat segawat- gawatnya.

Engkau dapat mengenal rahasia huruf , sedangkan engkau berada didalam kemanusiaanmu, niscaya tergilalah akal budimu.

Engkau dapat mengenal rahasia Asma( nama- nama) , sedangkan engkau berada didalam kemanusiaanmu, niscaya tergilalah akal budimu.

Hau...hamba ! Tiada izin bagimu , kemudian tiada izin bagimu, kemudian tujuh puluh kali tiada izin bagimu , untuk membeberkan terhadap apa yang Daku percayakan kepadamu dari rahasia- rahasia huruf - Ku dan nama- nama - Ku.........dan bagaimana engkau masuk kedalam khazanah- Ku, dan bagaimana engkau mengambil dari huruf- huruf itu satu huruf dengan keperkasaan- Ku dan kekuasaan - Ku.....dan bagaimana engkau melihat - Ku.



@A.Ramdhon # diambil dari kitab Mawaqif wal Mukhatabah / Syaikh Muhamnad bin Abdul Jabari- An- Nafari.

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top