Jumat, 09 Juni 2017

Kimiya as-Sa'adah.

Hal : 3




  MENGENAL DIRI SENDIRI.
--------------

10 - Juni - 2017.

Padepokan Al-Nawadir Pekalongan.
Ketahuilah bahwa kunci mengenal Allah adalah mengenal diri sendiri sebagaimana firman Allah :

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di Segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al- Qur'an itu adalah benar." (Q.S Fushshihat: 53)

Juga sabda Nabi saw :
"Barang siapa mengenal dirinya sendiri, maka ia sungguh telah mengenal Tuhan- nya."

Tidak ada yang lebih dekat dengan mu kecuali dirimu sendiri, lalu bagaimana kamu akan mengenal Tuhan mu ?

Jika kamu berkata: " Aku mengenal diri sendiri." Pengakuan semacam ini tidak lebih sebatas mengenal anggota fisik, seperti tangan, kaki , kepala dan badan, dan kamu tidak mengetahui apa yang tersembunyi di dalam bathinmu, yaitu sebuah kondisi dimana ketika marah, kamu mencari permusuhan, ketika berhasrat, kamu mencari pasangan nikah, dan ketika mera dahaga kamu mencari minum, dan ketika lapar , kamu  mencari makan. Dalam hal ini, binatang pun memiliki sifat-sifat yang sama dengan dirimu.

Namun yang menjadi istimewa adalah bagaimana kamu mengenali diri sendiri yang sesungguhnya, sehingga kamu dapat mengetahui jawaban dari pertanyaan :
Siapa kamu?. Dari mana kamu datang hingga singgah di tempat ini? Untuk apa kamu diciptakan?. Apa yang dapat membuatmu bahagia?. Dan apa yang dapat menyebabkan mu celaka?.

Dalam jiwa mu terhimpun beberapa macam sifat, diantarnya sifat-sifat kebinatangan, sifat-sifat kebuasan , dan sifat-sifat malaikat.
Ruh adalah substansi dirimu yang sebenarnya, sementara yang lain adalah komponen asing yang terpisah dari dirimu. Kamu mestinya mengetahui hal ini dan memahami bahwa masing-masing mempunyai makanan dan kesenangan tersendiri. Kesenangan binatang terletak pada makan, minum, tidur, dan melakukan hubungan seksual. Jika kamu adalah bagian dari mereka, maka bekerjalah demi memuaskan perut dan nafsu seksualmu. Sementara kesenangan binatang buas terletak pada seringnya berkelahi dan menyerang mangsa, dan kesenangan setan terletak pada hasratnya untuk selalu berbuat makar, kejahatan, dan tipu daya. Jika kamu adalah bagian dari mereka, maka sibukanlah dirimu untuk melakukan hal-hal tersebut.

Sedangkan malaikat menikmati kesenangan nya ketika menyaksikan indahnya kehadiran Tuhan ( hadrah al- rububiyyah). Mereka tidak memiliki celah untuk​ meluapkan amarah dan nafsu syahwat. Jika kamu adalah bagian dari substansi malaikat, maka kamu harus mengetahui asal mu hingga kamu dapat mengetahui jalan menuju Tuhan, menyaksikan keagungan dan keindahan-Nya, mampu membersihkan jiwa mu dari perbudakan nafsu dan amarah, dan dapat menemukan jawaban dari pertanyaan mengapa kamu diciptakan dan membawa sifat-sifat tersebut?. Apakah Allah menciptakan nya agar dapat menundukkan mu ataukah kamu yang mesti menundukkannya dibawah kekuasaan mu serta menjadi salah satu sifat-sifat tersebut sebagai kuda tunggangan dari sifat-sifat yang lain sebagai senjata, hingga kamu dapat mencapai kebahagiaan?.

Jika kamu telah mencapai tujuan yang diinginkan, maka taruhlah sifat-sifat tersebut dibawah kaki mu dan kembalilah ketempat kebahagiaan mu , sebuah tempat dimana hamba-hamba  terkasih merasakan kehadiran Tuhan dan tempat orang-orang awam yang aka masuk surga. Oleh karena itu, kamu mesti mengetahui makna tersembunyi dibalik semua ini hingga kamu dapat mengenal diri sendiri meski sedikit. Sebab orang yang tidak mengetahui makna tersebut, ia akan mengalami nasib buruk karena kebenaran akan terhalang darinya.

@Amat Ramdhon.----------------- bersambung.

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top